en-USid-ID
X

Membentang 20 Km, Tol Semanan-Sunter Bakal Dibangun Melayang


Foto : Ari Saputra

Pembangunan 6 ruas tol DKI Jakarta akhirnya dimulai setelah sempat tertunda lantaran masalah pembebasan lahan. Pada tahap pertama, ada 2 ruas jalan tol yang dibangun, salah satunya ruas Semanan-Sunter sepanjang 20,23 km.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, ruas jalan tol itu dibangun melayang di atas ruas jalan raya di ibu kota.

"Itu dibangun elevated. Jadi melayang di atas jalan raya. Tujuannya memang untuk meminimalisir pembebasan lahan. Ini nantinya juga akan tersembung dengan JORR (Jakarta Outer Ring Road/Jalan Tol Lingkar Luar)," kata dia saat dihubungi detikFinance, Rabu (27/9/2017).

Selain tol Semanan-Sunter, pada tahap pertama ini juga dibangun jalan tol Sunter-Pulogebang sepanjang 9,44 km. Sehingga total tahap pertama pembangunan 6 ruas DKI Jakarta mencapai 29,67 km.

Untuk tahap II dengan rute yang akan dibangun adalah Duri Pulo-Kampung Melayu sepanjang 12,65 km dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,6 km. Selanjutnya adalah tahap III yang terdiri dari Ulujami-Tanah Abang sepanjang 8,7 km (Juli 2022) dan Pasar Minggu- Casablanca sepanjang 9,157 km (Juli 2022).

"Jadi, secara paralel dengan pembebasan lahan dibangun juga Sunter-Pulo Gebang. Seluruh prosesnya terus berjalan saat ini," tandas Herry.

Sesuai Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) 6 ruas jalan tol DKI Jakarta, hak konsesinya dikuasai PT Jakarta Tollroad Development (JTD) yang sahamnya dimiliki sejumlah perusahaan meliputi PT Jakarta Propertindo (3,18%), PT Pembangunan Jaya Infrastruktur/PT Pembangunan Jaya Toll (0,001%), PT Jaya Real Property Tbk. (28,85%), PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (25,15%), PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. (20,50%), PT Pembangunan Jaya (18,27%), dan PT Jaya Land (4,05%).

Untuk memuluskan pembangunan jalan tol tersebut, saat ini PT JTD tengah mengajukan kredit investasi senilai Rp 14 triliun kepada sindikasi 4 bank terdiri dari Bank Mandiri, BNI, BCA dan Bank DKI. Diharapkan proses pengajuan kredit bisa disetujui paling lambat bulan ini.

 

(Dana Aditiasari – Detik Finance )